index okIndonesian Oil Palm Research Institute (IOPRC) menggelar acara International Oil Palm Conference (IOPC) 2014 yang ke-lima pada 17–19 Juni 2014 di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali. Acara empat tahunan ini ditargetkan akan melibatkan sekitar 1.500 peserta dari seluruh dunia.
PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) sebagai perusahaan IT Services dengan pengalaman lebih dari 26 tahun, mendukung terselenggaranya acara yang bertema “Green Palm Oil for Food Security and Renewable Energy” ini. Dalam rangka mencapai tujuan kelapa sawit hijau untuk keamanan pangan serta energi terbarukan tentunya tidak lepas dari upaya pengembangan produk, efisiensi proses produksi, dan teknologi.

Commerce General Manager Lintasarta, Herry Waldi Wilmar, mengatakan, tantangan para pelaku industri kelapa sawit dewasa ini semakin besar sehingga memerlukan sebuah solusi bisnis yang tepat agar bisa fokus kepada bisnis utamanya. “Untuk memastikan kenyamanan sebuah perusahaan dalam menjalankan core business, Lintasarta menawarkan layanan Managed WAN Optimizer,” ujarnya, Selasa (17/6). Menurut Herry, WAN Optimizer merupakan layanan untuk meningkatkan efektifitas dari trafik aplikasi dan proses transfer data. Layanan managed WAN Optimizer juga dapat bekerja secara maksimal di jaringan media akses Very Small Aperture Terminal (VSAT), yang memang ditujukan untuk menunjang aktifitas perusahaan di wilayah terpencil.

“Perusahaan di industri kelapa sawit membutuhkan data yang real time seperti untuk kegiatan produksi dan distribusi, dengan Lintasarta Managed WAN Optimizer akan memastikan efisiensi dan peningkatan produksi tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Seperti diketahui, tantangan laten pelaku usaha di industri kelapa sawit seperti tingginya tingkat pencurian, produktivitas rendah, proses bisnis tidak termonitor dengan baik, dan rendahnya kualitas SDM. Untuk mencapai keunggulan usaha, perlu berbagai upaya diantaranya dengan memperkuat tingkat produktivitas, cost efficiency, SDM, penelitian dan pembangunan (R&D), serta integrasi aktifitas di sektor hulu sampai ke hilir.

Herry menuturkan, Lintasarta akan memberikan berbagai solusi bisnis yang tepat untuk menyelesaikan setiap tantangan yang dihadapi industri termasuk untuk meningkatkan produksi dan pengawasan proses bisnis. Melalui layanan Managed WAN Optimizer, trafik data dan aplikasi terkait data produksi, stok barang di gudang, distribusi hasil produksi akan terawasi dan tercatat dengan baik.

“Lintasarta akan memberikan layanan full managed untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan, dengan konsep ini maka beban up front investment yang harus dikeluarkan perusahaan dapat ditekan,” kata Herry. Herry mengatakan, trafik data dan aplikasi sebuah perusahaan juga akan terjamin kelancarannya bahkan sampai ke daerah terpencil sekalipun yang tidak terjangkau jaringan serat optik. Hal ini karena layanan VSAT melalui akses satelit dengan teknologi Time Division Multiplex (TDM) atau Time Division Multiple Access (TDMA) juga dapat diintegrasikan dengan layanan Managed WAN Optimizer. (red)