Jakarta, Itech – Endless Computers, produsen komputer menghadirkan Endless OS, sebuah sistem operasi yang mumpunJakarta, Itech – Endless Computers, produsen komputer menghadirkan Endless OS, sebuah sistem operasi yang mumpuni untuk bekerja dan bermain yang dilengkapi dengan berbagai aplikasi bawaan untuk browsing, mengakses media sosial, pekerjaan kantor, permainan serta menyediakan kumpulan artikel dan literatur yang bisa diakses langsung tanpa dukungan koneksi internet sekalipun.

Saat peluncurannya di Indonesia, Endless OS menggaet dua produsen laptop utama di Indonesia, dengan merek-merek teknologi ternama seperti Acer dan Asus guna memastikan ketersediaan OS Endless terutama bagi pengguna pemula. Melalui kerjasamanya ini, Endless OS akan langsung terpasang pada seluruh jajaran perangkat komputer Acer dan ASUS yang sebelumnya dijual dalam versi tanpa OS. Matt Dalio, CEO dan Pendiri Endless Computers mengatakan, bahwa perusahaannya berfokus untuk memecahkan dua hambatan teknologi utama, yakni tingginya biaya dan konektivitas. “Endless adalah peranti lunak gratis, yang akan menjadikan komputer ada berjalan sempurna dalam berbagi kondisi penggunaan, bahkan saat koneksi internet lemah, labil, atau ketika biaya internet terlalu tinggi.” katanya di Jakarta, Selasa (4/7).

Situasi ideal di mana koneksi internet cepat pun bisa bermasalah, seperti saat kuota data tertentu bisa mencukupi penggunaan di ponsel pintar namun tidak mumpuni untuk penggunaan di laptop atau komputer desktop. Para pengguna komputer rata-rata membutuhkan lebih karena peramban desktop umumnya mengakses informasi yang lebih banyak dan data yang lebih besar, sedangkan peramban mobile lebih ramah data mengingat ia mengakses aplikasi dan laman situs versi mobile. Endless merancang peranti lunaknya dengan purwarupa aplikasi, sehingga semua perangkat Endless OS berkinerja lebih baik dalam berbagai kondisi konektivitas, bahkan saat internet terbatas atau tidak ada.

Saat meluncurkan Endless OS di Indonesia, CMO dan CGO Endless Computers, Beta Antunes mengatakan,“Endless bekerja sama secara global dengan merek-merek teknologi ternama seperti Acer dan Asus guna memastikan ketersediaan produk kami terutama bagi pengguna pemula. Bersama mitra kami, kini kita selangkah lebih dekat menuju kesetaraan teknologi.” Beta melanjutkan, “Kami ingin agar setiap orang bisa memiliki komputer—sesederhana itu, dan peluncuran hari ini menandai awal misi kami di Indonesia”.

Pasar Indonesia memiliki banyak ruang untuk tumbuh lantaran tingkat penetrasi komputer masih di angka 21% dan penetrasi internet baru saja melampaui angka 51%1. Jika data ini disandingkan dengan tingkat penetrasi di negara-negara maju, potensi penjualan komputer di Indonesia masih akan melampaui puluhan juta unit lagi. Endless menghadirkan pengalaman berkomputer terbaik yang dirancang khusus sesuai pasar Indonesia.

Endless OS menawarkan antarmuka intuitif seperti di ponsel pintar. Selain bebas dari ancaman risiko keamanan yang menyerang kebanyakan OS, pengguna juga disuguhi jajaran aplikasi siap pakai. Aplikasi-aplikasinya menghasilkan file yang kompatibel dengan berbagai program dan OS lain yang ada di pasaran, dan juga dirancang untuk bisa digunakan secara offline untuk menjawab tantangan permasalahan konektivitas di Indonesia. Pengalaman pengguna yang dirancang khusus tersebut adalah wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendengarkan masukan pengguna di lebih dari dua puluh negara, yang menginginkan perangkat lunak yang sesederhana ponsel pintar, bebas virus dan bekerja baik dalam kondisi konektivitas internet apapun.

Perangkat Endless OS ACER
● Aspire ES1-132, mulai dari IDR 3.249.000
● Aspire ES1-432, mulai dari IDR 3.599.000
● Aspire E5-475, mulai dari IDR 5.499.000
● Aspire E5-475G, mulai dari IDR 6.099.000

Perangkat Endless OS ASUS
● Laptop Asus X441NA, mulai dari IDR 3.649.000
● AIO Asus V221IC, mulai dari IDR 6.499.000
● Desktop Asus M32CD-K, mulai dari IDR 7.999.000
● Laptop Asus A456UQ, mulai dari IDR 8.449.000

Lebih lanjut, Endless menyediakan pusat download—App Center yang mudah diakses dan mengemas ratusan aplikasi yang bisa digunakan para pengguna di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan penggunaan utama2 laptop mereka, yakni bekerja, belajar, menjelajah web. (red/ju)