Jakarta, Itech – Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu kunci penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing transportasi nasional. Karena itu, seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang transportasi dan logistik, ke depan diperlukan SDM transportasi yang memiliki kompetensi tinggi, kreatif dan selalu berjiwa inovasi sejalan dengan tuntutan masyarakat pengguna jasa yang juga terus meningkat.

Kompetensi SDM juga sangat penting dalam upaya mengejar kualitas layanan transportasi yang lebih baik, sejalan dengan upaya mengejar konektivitas sistem transportasi dan logistik nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. SDM kompeten juga diperlukan untuk efektivitas dalam upaya mewujudkan keselamatan transportasi. Sejalan program pemerintah dalam mengejar pembangunan infrastruktur dan layanan transportasi terpadu yang andal, ke depan sektor transportasi memerlukan SDM yang kompeten dalam jumlah banyak.

Hal ini diungkapkan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat memberikan sambutan pada acara “Wisuda Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Trisakti” pada (12/9) di Jakarta Convention Center. Dikatakan, dengan kemajuan ilmu pengetahuanh dan teknologi yang makin pesat, terutama sektor transportasi, insan atau SDM transportasi juga harus dibekali dengan kompetensi yang lebih mumpuni.

“Karena itu, saya sangat apresiasi STMT Trisakti yang telah menyelenggarakan pendidikan khusus, berkaitan dengan sektor transportasi ini. Pembekalan insan transportasi, memang harus dengan suatu kompetensi yang baik dan mumpuni. Kami berharap ke depan bisa terus dilakukan terobosan akademis agar bisa menghasilkan SDM dan tenaga ahli yang makin komprehensif denga kemampuan yang lebh mumpuni di bidang transportasi dan logistik. Sehingga dari yang sekarang ini statusnya Sekolah Tinggi, mungkin nantinya bisa ditingkatkan menjadi Institut Transportasi agar bisa melakukan kajian keilmuan yang makin lengkap,” ungkap Menhub Budi Karya Sumadi.

Ditambahkan, kompetensi SDM menjadi salah satu elemen penting untuk mewujudkan sistem transportasi terpadu yang berkualitas. Dikatakan, selama ini sudah banyak lulusan kampus, termasuk dari STMT Trisakti yang kemudian bekerja dan mengabdi di sektor pemerintah, khsusnya di bidang layanan transportasi “Kami juga mengucapkan selamat kepada para lulusan STMT Trisakti yang kini diwisuda. Kami berharap setelah lulus, nantinya bisa mengabdikan ilmunya untuk kemajuan negara dan bangsa dalam berbagai peran di tengah masyarakat. Kementerian Perhubungan saat ini juga membuka formasi tenaga baru CPNS sekitar 400 orang, mudah-mudahan ini menjadi kesempatan bagi anda untuk ikut mengisi formasi itu,” ungkap Menhub Budi Karya Sumadi yang disambut tepuk tangan meriah para wisudawan.

Dikatakan saat ini pertumbuhan sektor transportasi per tahun rata-rata di atas 7%, lebih besar dari pertumbuhan PDB secara total. Di tahun 2016 sektor transportasi berkontribusi sebesar 5,18% terhadap PDB. Hal ini katanya, memberikan gambaran bahwa walaupun di tengah keterbatasan anggaran namun melalui tata kelola anggaran yang efektif dan efisien, sektor transportasi bisa berkembang dengan baik dan memberikan konstribusi yang positif terhadap perekonomian nasional.

Ketua STMT Trisakti Dr.Tjuk Sukardiman dalam kesempatan itu mengungkapkan, sebagai persembahan kepada bangsa, negara, serta masyarakat, Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Trisakti, pada semester ganjil tahun akademik 2016/17 ini mewisuda sebanyak 1.212 wisudawan dari berbagai disiplin ilmu bidang transportasi dan logistik. Guna menghasilkan para lulusan yang berkualitas, pihaknya juga terus memperbaiki sistem pendidikan dan materi kurikulum. “Upaya perbaikan dilakukan secara terus menerus untuk meningkatkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan pasar. Termasuk strategi penyelenggaraan pendidikan terkait dan sepadan (link & match) antara Perguruan Tinggi dengan kebutuhan dunia industry,” ujarnya.

Dalam kaitan upaya menyelaraskan antara dunia pendidikan dan pasar tenaga kerja, STMT Trisakti mewajibkan kepada para mahasiswa tahap akhir jenjang pendidikan Sarjana dan Diploma Tiga melakukan program Praktek Kerja Lapangan pada industri transportasi / logistik. Dengan strategi ini, para lulusan STMT Trisakti banyak yang diserap langsung pasar tenaga kerja.

Para lulusan yang baru diwisuda diharapkan bisa mengaplikasikan ilmunya untuk kemajuan bangsa dan negara melalui peran masing-masing di tengah masyarakat. Bisa melalui profesi sebagai karyawan, baik perusahaan swasta maupun instansi pemerintah, atau dengan menjadi wirausahawan. Kehadiran wisudawan/wati juga diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) profesional untuk memajukan sektor transportasi dan logistik di Tanah Air. (Red-AC)